KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sembilan lembaga keuangan mendapatkan kenaikan rating dari lembaga pemeringkat Moody’s. Beberapa lembaga keuangan ini mencatat kenaikan rating dari Moodys’s menjadi Baa2.

Bank yang diperingkat yakni, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

Moody’s juga merevisi peringkat tujuh bank ini dari positif menjadi stabil. Tak berhenti sampai di situ, ketujuh bank ini juga mendapat kenaikan rating dari sisi simpanan jangka pendek (short-term deposit rating) dari P-3 menjadi P-2 oleh Moody’s.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja bilang, kenaikan rating ini berdampak bagus untuk korproasi mengeluarkan obligasi.

“Namun tidak bagus untuk bank, karena kalau korporasi membeli obligasi, maka otomatis pinjaman bank akan dipulangkan,” kata Jahja kepada kontan.co.id, Senin (16/4).

Artinya menurut Jahja, selain efek positif, bank juga harus mewaspadai persaingan pembiayaan dengan pasar modal khususnya obligasi. Hal ini karena pasar kredit sebagian akan diambil oleh pasar modal.

Frans Alimhamzah, Direktur Bisnis Banking CIMB Niaga bilang seiring dengan kenaikan rating Moody’s ini akan menyebabkan banyak investor datang.

“Konsidi makronya bagus, jadi akan lebih banyak investor yang datang,” kata Frans kepada kontan.co.id, Senin (16/4).

Leave a comment