KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) memberikan saran kepada bank perkreditan rakyat (BPR) agar bisa tetap kompetitif ke depan.

Ketua Perbarindo Joko Suyanto bilang ada beberapa hal yang bisa dilakukan BPR. “Pertama adalah dengan melakukan inovasi,” kata Joko dalam Seminar revitalisasi bisnis BPR membangun ekosistem baru antara bank umum BPR dan fintech, Jumat (29/6).

Saran kedua adalah BPR harus menyiapkan benar secara internal teknologinya. BPR bisa menggandeng partner seperti bank umum atau perusahaan telkomunikasi untuk meningkatkan inovasi di bidang IT.

Kolaborasi BPR dengan partner ini merupakan saah satu opsi yang bisa diambil untuk memanage belanja modal secara optimal.

Hal ini karena jika BPR melakukan investasi sendiri, maka akan membutuhkan investasi yang cukup besar. Beberapa infrastruktur terkait IT seperti Disaster Recovery Center (DRC) juga harus disiapkan bank.

Investasi yang besar ini jika tidak di-manage dengan baik akan bisa menimbulkan NPL atau rasio kredit bermasalah.

Relaksasi ketiga adalah memastikan bahwa governance BPR bisa ditingkatkan. Hal ini bisa dilakukan juga dengan implementasi teknologi seperti sistem host to host dan peningkatan core sistem.

Leave a comment